Berbatov: Martial Bisa Jadi Striker Terbaik Dunia, jika…

Liga Inggris – Anthony Martial dapat menjadi salah satu striker terbaik di dunia, jika Manchester United mampu memanfaatkan bakatnya dengan benar. Demikian klaim mantan bintang Setan Merah, Dimitar Berbatov.

United melihat bakat  besar yang dimiliki Martial, saat menandatanganinya dari AS Monaco pada 2015 lalu. Bahkan, Setan Merah berani menggelontorkan sebuah paket transfer bernilai hingga 58 juta Pounds untuk Martial, yang saat itu masih berusia remaja.

Martial sekarang berusia 23 tahun, dan telah terikat dengan kontrak jangka panjang di Old Trafford. Namun, ada perasaan bahwa dia belum mengeluarkan potensi terbaiknya, meskipun telah mencatat lebih dari 170 penampilan hingga saat ini.

Berbatov percaya bahwa hal ini terjadi lantaran Martial memiliki waktu yang singkat di AS Monaco, sehingga dia tidak mendapatkan waktu permainan reguler sesuai yang dia butuhkan, atau dimainkan di posisi yang paling cocok dengannya.

“Saya sedikit bias, tapi saya pikir Martial bisa menjadi salah satu striker terbaik dan terbaik,” kata Berbatov kepada Express Sport, menyoroti peran Martial yang sering ditempatkan di sayap. “Itu tergantung pada apakah dia memiliki sikap, semangat juang, tetapi dia sangat baik, saya pikir dia bisa menjadi salah satu yang terbaik.”

“Dia sering memainkan dua hingga tiga pertandingan, kemudian keluar untuk dua hingga tiga pertandingan. Dua atau tiga pertandingan di bangku cadangan, kemudian dua atau tiga pertandingan di tim.

“Dan kemudian penggemar United bertanya, mengapa dia tidak konsisten? Itu tergantung pada dirinya sendiri, tetapi Martial harus bertahan di United. Dia bisa menjadi pemain yang hebat bagi mereka,” imbuhnya.

Berbatov pernah secara langsung menyaksikan kemampuan Martial selama tinggal satu musim di AS Monaco pada musim 2014-15. Lantas, mantan kapten Bulgaria itu menambahkan: “Saya pikir bahwa saya pergi ke sana pada usia 33 tahun. Saya pergi ke pelatihan, dan mendapatkan semua pemain muda di sekitar saya.”

“Ada Martial, juga James Rodriguez, [Yannick] Carrasco, Fabinho, dan semuanya. Mereka berlarian di sekitar saya, dan saya seperti ‘what the f * ck?’. Tapi, saya punya saat-saat hebat di Monaco,” pungkasnya.